BKKBN dengan Dua Calon Ketua dan Wakil Ketua PKK di Lampung Selatan

BKKBN dengan Dua Calon Ketua dan Wakil Ketua PKK di Lampung Selatan
Marissa Haque dan Yasmin Shahnaz Hasan Perempuan Lampung Sealatan, Dialog BKKBN, Marissa Haque, Yasmine Shahbaz, 2 Calon Ketua PKK di Lampung Selatan.

Selalu Mesra dan Kompak, Ikang Fawzi dan Marissa Haque dalam Lampung Selatan 2010

Selalu Mesra dan Kompak, Ikang Fawzi dan Marissa Haque dalam Lampung Selatan 2010
Selalu Mesra dan Kompak, Ikang Fawzi (PAN) dan Marissa Haque (PPP) dalam Zainudin Hasan (Golkar) Pilkada Lampung Selatan 2010
Tampilkan postingan dengan label Artis Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artis Indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Februari 2011

Kenangan Selalu Menebar Senyum Kasih Bersama di Lamsel: Ikang Fawzi & Marissa Haque


Lebih Banyak Senyuman untuk Keluarga
Tak ada yang benar-benar tahu sampai dimana ujung usia kita. Bahkan esok pagipun disaat kita bangun tidur bisa jadi orang yang paling kita cintai sudah tidak lagi berada disamping kita. Bahkan untuk mencium aroma tubuhnyapun menjadi hal yang mustahil. Semakin usia kami bertambah, kami berdua merasa saling takut kehilangan satu dengan lainnya. Ikang Fawzi (Ahmad Zulfikar Fawzi) suamiku tercinta—the one and only—tahun ini akan memasuki usia 52 tahun. Walau usia bertambah namun Alhamdulillah diantara kerumunan teman-teman prianya suamiku tampak jauh lebih muda dari usia sebenarnya. Malah bias dikatakan sepuluh tahun lebih awet, mungkin juga karena Ikang itu keturunan Sunda yang karakter dasarnya adalah happy go lucky alias memang wajar kalau pria yang young at heart serta mampu bernyanyi menjadi awet gantengnya… Alhamdulillah Ya Allah. Suami pilihan-Mu untukku adalah yang terbaik dari beberapa hadiah hidup lain yang Kau titipkan selama ini.
Barangkali tak banyak dari kita yang menyadari betapa kurang banyaknya senyuman yang kita sediakan bagi orang-orang dekat dihati yang hidup dibawah satu atap dengan kita. Barangkali juga karena life is an advanture, namun lebih kepada tanggung jawab kita dalam mencari nafkah dan mengejar posisi kemenangan dalam pencapaian hidup, membuat tekanan kehidupan mengurangi keinginan tulus kita dalam mengembangkan senyuman. Padahal senyum itu tidak bayar alias gratis.
Hari ini Ikang Fawzi suamiku yang sejak beberapa hari lalu terpilih menjadi Sekjen FEB-KAGAMA (para alumni UGM dari Fakulta Ekonomika-Bisnis) meeting untuk pengembangan program KAGAMA khususnya mengembangkan jaringan para alumni bagi pengembangan usaha di Indonesia. Bangga sekali hati ini kepada Ikang Fawzi Suamiku. Bukan sekedar nilai optimal yang berhasil diraihnya bagi thesis yang kemarin diuji. Namun otak usahawan/entrepreneur-nya memang teruji serta terbukti. Pemikiran bisnis Ikang Fawzi suamiku banyak yang orisinal/genuine yang sering membuat beberapa ahli disen kami bahkan relasi bisnisnya terbelalak karena memang baru dan Alhamdulillah bagus. Alhamdulillah Ya Allah… fabiayyi ala’I robbi kumma tukazzibaaan… ni’mat mana lagi yang hendak kau dustakan hai manusia… tak ada Ya Allah…tak ada…alhamdulillaaah…
Sebagai ungkapan rasa syukurku, nazarku hari ini adlaah menambah intensitas senyuman tulus dan manis kepada lebih banyak lagi manusia yang lewat dalam kehidupanku. Karena kuyakini senyuman akan memberikan getaran ketenangan yang menenteramankan—meruntuhkan kesombongan serta keangkuhan, mengikis penolakan, menapis keterasingan, menghempas rasa terancam, mencairkan kebekuan, bahkan mampu menghangatkan suasana. Allahu Akbar!

Rabu, 17 November 2010

Dukungan Istri Seumur Hidup: Marissa Haque untuk Ikang Fawzi

Satu Istri, Satu Suami, Sampai Mati

Jumat, 12 November 2010
Setiap orang tentu berhak cemburu. Demikian pula Marissa Haque. Dan kecemburuan itu diungkapkan dalam blog. Tapi akhirnya blog itu jadi konsumsi publik. Bagi Marissa Haque, blog adalah sebuah buku harian tempat ia mencurahkan perasaan hatinya. Ketika Icha, demikian Marissa biasa disapa merasa tidak nyaman kala suaminya tampil menyanyi bersama Vina Panduwinata, ia pun langsung menuliskan unek-uneknya dalam blog.

Postingan berjudul Cinta Kami Dalam 25 Tahun Pernikahan Marissa Haque Untuk Ikang Fawzi itu Icha menuliskan keberatannya ketika Vina menempelkan tubuhnya ke tubuh Ikang Fawzi. Belum lagi kebiasaan cipika cipiki yang membuat Marissa kian cemburu berat.

”Saya marah kepada mereka,” ucap Icha. Karena hal itu, Ikang pun lantas meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. ”Saya hargai sikap Ikang Fawzi suamiku, dan dia tahu saya bersikap tegas pun karena saya mencintainya serta ingin keluarga kami satu istri satu suami sampai mati,” tegas seleb yang dikenal cerdas itu.

Demi menenteramkan istrinya, Ikang pun memuji kecantikan lahir dan batin Icha. Tentu saja hal itu diungkapkan dalam blog-nya. Sumpah janjiku pada Icha dari dulu hingga kini dan tak berubah, hanya satu… yang pasti satu tak mungkin lagi kubagi… Ah! Icha… Icha… Icha… I Love You full my Love. Hanya satu kamu…

Namun, permasalahan yang diungkapkan lewat blog itu sebenarnya sudah selesai sejak beberapa bulan lalu. Pasalnya, blog itu juga ditulis pada 9 Agustus lalu. Sementara kejadian yang membuat Icha cemburu berat terjadi pada 29 November 2009, saat konser Music Odyssey untuk mengenang perjalanan 30 tahun Twilite Orchestra.

Baik Icha maupun Ikang sudah menyelesaikan masalah lewat sebuah rekonsiliasi yang terjadi pada 9 Agustus dan ditulis Icha pada 10 Agustus. Beberapa butir rekonsiliasi tertulis dalam tulisan itu. Sehingga ketika Ikang dikonfirmasi tentang hal itu, rocker yang kini berprofesi sebagai pengusaha ini tidak ’berselera’ merespon. ”Wah, saya nggak tahu tuh. Emang ada ya? Sejak kapan?” kata Ikang balik bertanya.

Icha sendiri heran mengapa curhat itu baru ramai pada pekan lalu. Padahal dia memposting tulisan itu sudah lama. Icha menganggap ada pihak-pihak tertentu yang menyebarkan sehingga baru ’ramai’ pekan lalu. Kegiatan menulis blog antara Ikang dan Icha sepertinya sudah jadi sesuatu yang rutin. Mereka memuji, melancarkan protes, merayu dan sebagainya lewat blog.

Tidak heran banyak sekali tulisan-tulisan seperti berbalas pantun yang diposting orangtua dari Isabella Fawzi dan Kiki Fawzi ini. Sehingga pasangan ini menganggap biasa tulisan-tulisan yang ada di blog masing-masing. Mereka juga tidak terganggu sedikit pun tentang kehebohan di luar yang diakibatkan tulisan-tulisan yang menyerang itu. Hubungan pasangan suami istri juga tetap harmonis.

Terbukti pasca heboh curhat itu, keduanya menghadiri wisuda mahasiswa Politeknik LP3I di Sabuga Bandung. Mereka hadir sebagai Duta LP3I. Ikang Pada wisuda kali ini, penyanyi Ikang Fawzi hadir untuk memberi pembekalan sekaligus mempersembahkan lagu Gebyar-gebyar untuk para wisudawan.

Sementara itu Vina Panduwinata yang menjadi subyek tulisan Icha mengaku tidak terpengaruh. Hal ini ditegaskan Vina melalui managernya, Ine Atilla. ”Tidak terpengaruh sama sekali. Tidak ada rencana untuk meng-clear-kan masalah,” tegas Ine.

Isi blog itu pun rupanya tidak berpengaruh pada hubungan antara Ikang Fawzi dengan Vina. ”Tidak jadi masalah kok. Biasa saja. Malahan Mbak Vina khawatir akan anak-anaknya. Mbak Vina sama Mas Ikang satu geng, kalau ketemu itu biasa rangkul-rangkulan, apalagi kalau nggak ketemu lama. Sekarang juga jarang ketemu,” tambah Ine.

Selain itu, Ine juga menegaskan jika hal ini tidak berdampak pada keluarga Vina. Namun, beberapa penggemar Vina memang sempat marah. Tapi untungnya semuanya bisa ditenangkan. ”Penggemar Vina sempat terpancing marah. Bahkan sempat ditelepon dan membuat status di saya dan minta penjelasan ke saya. Tetapi setelah saya jelasin mereka tahu,” katanya.

Dalam blog Marissa Haque yang menuturkan soal kecemburuannya terhadap kedekatan sang suami, Ikang Fawzi, dengan Vina Panduwinata ketika menghadiri sebuah acara musik bersama. Menurutnya, Vina cuek-cuek saja menanggapinya. ”Kasus itu sudah satu tahun yang lalu dan kita jujur bingung kenapa baru ramai sekarang. Tapi itu nggak berpengaruh kok sama Mbak Vina. Kami nggak mau menanggapi itu semua. Malahan, kita justru bingung Mbak Vina nggak punya musuh sama siapapun selama 9 tahun saya bersama dia,” jelas Ine.*ratih (Nyata Online)

Minggu, 18 Juli 2010

Kekuatan Cinta dan Pengabdian Perempuan di Lampung Selatan: Marissa Haque

Cerita kebersamaan dengan Keluarga Besar DPD PAN di Lampung Selatan 2010
Minggu, 07 Februari 2010

Sebagai istrinya selama hampir seperempat abad, saya Marissa Haque terus menerus merasa wajib bersyukur kepada Allah SWT karena diberikan seorang suami yang menyenangkan hati serta seorang multitalenta lulusan beberapa respectable university di Indonesia.

Bila selama ini orang hanya sekedar mengenal suamiku sebagai artis/aktor penyanyi rock terkenal di Indonesia, maka sebagai istrinya yang sangat ingin mengabdi serta ingin bertransformasi kedalam bentuk pengabdian seperti seorang Kadijah kepada suaminya Rasulullah Muhammad SAW, maka saya wajib menyediakan waktu-pikiran-energi untuk menjadi salah seorang JUBIR (juru bicara) mengenai kopentensi yang selama ini embeded didalam dirinya namun sangat jarang diketahui publik secara melaluas kecuali oleh orang-orang tertentu semata.

Pada gambar disamping ini terlihat saat-saat awal Ikang Fawzi suamiku memulai langkah pasti bisnisnya didalam dunia properti manajemen/real estate. Beberapa nama yang dapat kusebut--sebagian karena sudah agak lama harus saya cross-checks pada Ikang Fawzi suamiku--adalah bernama Bapak Enggartiasto Lukito (Golkar/DPR RI dari Cirebon), Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) saat itu Bapak Dr. H. Akbar Tanjung. Ikang Fawzi suamiku benar-benar menikmati kebersamaan proses belajar dimasa tersebut langsung kepada ahlinya sebagai data primer.

Bahkan Bang Akbar--panggilan akrab kami pada beliau--terkesan didalam hatiku sampai saat ini sebagai seorang yang sangat memberikan perhatian khusus pada Ikang Fawi suamiku. Yah semacam dikader khususlah sebagai salah satu anak muda Indonesia yang kedepannya dianggap layak mewakili calon pemimpin masa depan.
Mungkin juga walau tidak terlalu aktif, Ikang Fawzi suamiku saat di UI dulu pernah bergabung dengan anak-anak HMI-UI semisal Bapak Yusril Ihza Mahendra, Valina Sinka, Khusnul Mar'iyah, dan lain sebagainya.
Dalam: "Kekuatan Cinta dan Pengabdian Perempuan di Lampung Selatan: Marissa Haque''
Sumber: http://ikang-fawziku.blogspot.com/2010/02/pembangunan-perumahan-ikang-fawzi.html dalam http://hendragunawan.info/ikang-fawzi-siap-jadi-cawabup-lampung-selatan/

Rabu, 12 Mei 2010

Bahu Membahu Ikang Fawzi & Zainudin Hasan Adik Menhut RI di Lampung Selatan

Shoulder to shoulder Zainudin Hasan sang Pak Doktor Pendidikan dengan Ikang Fawzi sang enterpreneur sejati dan penyanyi rock yang sekolahan di UI dan UGM. Kemajuan untukmasyarakat di Lampung Selatan adalah doa dan janji mereka berdua. Allahu Akbar!

Selalu Semangat Menemui Penduduk Lampung Selatan: Ikang Fawzi untk Zainudin Hasan

Ikang Fawzi Sibuk Temui Penduduk Lampung Selatan

JAKARTA- Rocker Ikang Fawzi kini punya kesibukan baru. Menjelang Pemilukada di Lampung Selatan, suami Marissa Haque itu kini sibuk menemui penduduk desa Lampung Selatan.

“Ini pendekatan yang sudah saya lakukan selama 11 bulan. Jadi sekarang tinggal 15 persen lagi lah yang belum saya kunjungi,” kata Ikang saat ditemui di Pondok Indah, Minggu (2/5/2010).

Ikang berharap, sebelum Pemilukada Lampung Selatan yang akan berlangsung 30 Juni mendatang, dia sudah selesai melakukan kunjungan ke seluruh daerah di Lampung Selatan tersebut.

“Mudah-mudahan sampai sebelum 30 Juni sudah tunai lah yang harus saya kunjungi semua daerah-daerah yang kita kunjungi, kita sambangi, kita salami. Udah gitu kita samakan visi misi, kita dialog, lalu ditutup dengan apa yang mereka suka. Misalnya hiburan dan konsen untuk kebersamaan,” paparnya.
Di Lampung Selatan, lanjut Ikang, kebanyakan penduduknya adalah nelayan dan buruh. Jadi di sana, kata Ikang perkembangan ekonominya masih rendah. “Dan juga konsep pembangunannya masih belum terjamah, bahkan konsep pembangunannya menurut saya harus diperbaiki,” katanya.

Dia mencontohkan seperti pembangunan mall yang justru malah kosong dan tidak terisi. “Membangun GOR malah gak selesai. Membangun terminal malah gak diisi. Jadi yang salah adalah belum ada pemimpin yang belum punya misi yang benar-benar membangun,” jelasnya.

Jadi, di jaman otonomi daerah, pemimpin tidak cukup memiliki keahilan dalam bidang birokrasi. Menurutnya, pemimpin harus punya skill entrepreneurship, supaya bisa mendatangkan pemodal untuk beriinvestasi di situ. Sehingga ada pekerjaan baru untuk kesejahteraan rakyat di sana,” ujarnya.

Kamis, 06 Mei 2010

Senangnya Jadi Reporter Sekaligus 'Tukang Film' & Penyanyi Rock: Bella Fawzi

Sumber: http://ui-fisip-bellafawzi.blogspot.com/

Tak terbayangkan sebelumnya bahwa menjadi seorang reporter TV sangatlah mengasyikkan. Tak kuperdulikan rasa lelah dan kurang tidur karena setelah office hour selesai saya harus berangkat ke Depok untuk kuliah di FISIP-UI jurusan Komunikasi. Senangnya jadi reporter sekaligus membuatku tahu bagaimana rasanya ketika Ibuku Marissa Haque studi kajian film ke Ohio, Amerika Serikat rencananya untuk menjadi si 'Tukang Film'.

Aha! Siapa nyana ternyata sepulang dari sana Ibuku Marissa Haque malahan menjadi seorang politisi yang disegani dan disayang oleh banyak rakyat Indonesia, karena ketegaran dan ketegasannya mengatakan tidak pada korupsi di Indonesia.

I love you my dearest Mom!

You are the greatest Mom in the world for us...

Menyapa Hati dengan Bahasa Kasih: Bella Fawzi

SUmber: http://ui-fisip-bellafawzi.blogspot.com/

Menyapa Hati dengan Bahasa Kasih

Kenapa aku sering dianggap santun oleh banyak kerabat dan kenalan kedua orangtuaku? Well.. I exactly don't know! Sumpah!

Namun saya pribadi sangat menyakini bahwa lingkungan hidup dan kehidupan kita, tetesan darah, pendidikan, dan para guru serta peer group membentuk karakter dasar kita seperti apa yang mereka semua harapkan. Itu adalah salah satu pelajaran ketika saya mencoba memahami dasar-dasar ilmu parenting.

I Respect and Love both of Them

Beruntung saya mendapatkan kedua orang tua seperti Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Mereka berdua senang mendongeng kala aku balita dan terus-menerus mencari pemahaman akan pentingnya Bahasa Kasih yang tulus-ikhlas keluar dari hati sanubari. Lihatlah bagaimana mereka berdua, sesibuk apapun, selalu meluangkan waktu hadir hampir dalam setiap aktivitas penting aku dan Chikita Fawzi adikku semata wayang.

Ikang Fawzi, Marissa Haque, Zainudin Hasan, Yasmin Shahnaz Hasan

Ikang Fawzi, Marissa Haque, Zainudin Hasan, Yasmin Shahnaz Hasan
Ikang Fawzi, Marissa Haque, Zainudin Hasan, Yasmin Shahnaz Hasan

Dalam Pilkada di Lampung Selatan Kedua Pasutri Ini Bertambah Mesra dan Sangat Saling Mendukung

Dalam Pilkada di Lampung Selatan Kedua Pasutri Ini Bertambah Mesra dan Sangat Saling Mendukung
Dalam Pilkada di Lampung Selatan Kedua Pasutri Ini Bertambah Mesra dan Sangat Saling Mendukung, Ikang Fawzi dan Marissa Haque

Ikang Fawzi, Marissa Haque, Zainudin Hasan, Yasmin Shahnaz Hasan

Ikang Fawzi, Marissa Haque, Zainudin Hasan, Yasmin Shahnaz Hasan
Ikang Fawzi, Marissa Haque, Zainudin Hasan, Yasmin Shahnaz Hasan

Berita Lampung Kesibukan Rocker Ikang Fawzi

Berita Lampung Kesibukan Rocker Ikang Fawzi
Zainudin Hasan Adik Menhut RI dan Ikang Fawzi di Lamsel 2010

Ikang Fawzi Suamiku Tercinta & Zainudin Hasan, Insya Allah Pemimpin Lampung Selatan 2010-2015

Semoga keduanya mendapatkan amanah untuk memimpin Lampung Selatan 2010-2015. Amiin... Ya Robbal Alamiiin...

Pemilukada di Lampung Selatan

Pemilukada di Lampung Selatan
Zainudin Hasan dan Ikang fawzi Adik Menteri Kehutanan RI, Juni 30, 2010

Karya Ikang Fawzi: "Salam Terakhir" (Lagu & Lirik)